Investor Pemula

Pemula Wajib Tahu Perbedaan Trading Saham AS dan Forex

trading-saham-as

Saham dan foreign exchange (forex) masih menjadi pilihan banyak trader untuk menghasilkan keuntungan yang cepat. Tidak melulu di Indonesia, trader juga bisa trading saham dan forex di bursa Amerika Serikat (AS) atau negara lainnya.

Namun, trading saham maupun forex di AS memiliki perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan di Indonesia. Salah satu perbedaan yang memengaruhi adalah zona waktu. Lalu, apa yang menjadi perbedaan lainnya melakukan trading di AS dengan Indonesia? Daripada penasaran, yuk simak penjelasan berikut ini.

Perbedaan Dasar Trading Saham dan Forex

Untuk memahami perbedaan trading saham dengan forex, tentunya kamu harus memahami pengertian dari keduanya. Secara mendasar trading saham merupakan aktivitas perdagangan jangka pendek yang menggunakan aset saham perusahaan-perusahaan terdaftar di suatu bursa saham meliputi saham blue chip atau saham gocap sekalipun.

Keuntungan yang diambil dari selisih nilai per lembar saham dengan memanfaatkan volatilitas harga. Biasanya trader yang ingin mencari cuan akan memilih emiten dengan kapitalisasi pasar besar seperti perusahaan Apple, Microsoft, Google, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk trading forex atau foreign exchange sesuai namanya dengan memperdagangkan mata uang fiat.

Adapun mata uang fiat atau valuta asing ini dibuat berpasangan seperti EUR/USD, USD/JPY, hingga GBP/USD. Trading Forex masih menjadi andalan karena memiliki pasar terbesar dan menjadi produk keuangan paling liquid. Kedua aset ini bisa menghasilkan keuntungan melalui pergerakan harga masing-masing yang juga memiliki perbedaan.

Adapun sejumlah perbedaan mendasar sebagai berikut:

Jam Perdagangan Pasar

Kedua instrumen trading ini memiliki perbedaan dari segi jam perdagangan. Perdagangan pasar saham sendiri dimulai di jam perkantoran, biasanya rentang pukul 08.00 sampai 16.30, Senin sampai Jumat sehingga Sabtu dan Minggu libur. Selain itu, pasar saham juga dijeda dengan waktu istirahat pada pukul 11.00 sampai 13.00.

Sementara trading forex bisa dilakukan 24 jam sehari Senin sampai Jumat. Hal ini menjadikan forex sebagai solusi trading ketika perdagangan saham tutup.

Volume Perdagangan Aset

Perbedaan berikutnya bisa dilihat dari jumlah volume perdagangan. Dari segi volume perdagangan, memang forex lebih diunggulkan. Namun, saham memiliki banyak pilihan jenis perusahaan, seperti teknologi, otomotif, maupun kesehatan. 

Jika forex hanya memiliki sekitar 300 pasangan valuta asing seperti EUR/USD atau USD/JPY, maka ada ribuan emiten dalam saham yang bisa menjadi pilihan.

Rate Margin

Kemudian ada nilai margin yang menjadi pembeda trading saham dan forex. Hal ini sekaligus penentu target keuntungan yang ingin dicapai oleh trader. Biasanya margin rate dari trading Forex sekitar 3,3 persen dengan persamaan 20:1. Sementara untuk margin rate trading saham berkisar 20 persen dengan rasio 5:1. Hal ini jelas mencegah trader mengalami kerugian jika trading tidak berjalan sukses.

Likuiditas dan Volatilitas

Volatilitas menjadi kunci utama proses trading bisa berjalan sesuai dengan target keuntungan. Bagi trader yang mengedepankan jangka panjang, maka saham menjadi pilihan terutama pada saham blue chip karena memiliki pergerakan stabil. Hal ini berarti keuntungan diambil dalam rentang waktu lebih lama dibandingkan forex.

Sementara forex cocok dipilih untuk trader yang ingin perdagangan jangka pendek dengan memanfaatkan volatilitas tinggi pada mata uang asing demi mencapai target keuntungan. Selain itu, forex dikenal sebagai aset dengan likuiditas tinggi dibandingkan saham.

Strategi Trading

Untuk melancarkan aktivitas trading, tentunya setiap trader memiliki rencana dan strategi yang tepat. Pada penerapan trading di kedua instrumen ini, tentunya trader harus menentukan pilihan yang tepat. Trading forex sendiri akan berfokus pada keuntungan jangka pendek seperti day trading, scalping trading, hingga swing trading.

Walaupun trading saham juga bisa menggunakan beberapa strategi yang sama dengan forex, namun fokus trading saham lebih ke jangka panjang. Mengingat, volatilitas harga saham tidak setinggi forex sehingga profit jangka panjang diyakini lebih menguntungkan dan tentunya aman.

Perbedaan trading Saham di AS dan Indonesia

Selain memahami perbedaan trading saham dan Forex, tentunya kamu juga harus mengetahui perbedaan trading di AS maupun negara lain. Misalnya, saja Indonesia memiliki beberapa perbedaan dalam hal trading dengan Amerika Serikat. Jika Indonesia memiliki Bursa Efek Indonesia atau IDX, maka AS juga memiliki beberapa bursa salah satunya adalah New York Stock Exchange.

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa mengetahui perbedaan trading di AS dan Indonesia seperti berikut:

Instrumen Indeks trading

Mengingat sistem bursa di Indonesia dan AS berbeda, maka indeks trading yang digunakan juga berbeda. trading saham AS memiliki beberapa acuan, meliputi Dow Jones Industrial Average (DJIA), S&P 500, NASDAQ Composite, dan NYSE yang mengategorikan beberapa perusahaan besar.

Sementara Indonesia menggunakan indeks saham paling umum yaitu IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan yang mencakup saham-saham di berbagai sektor ekonomi dan acuan performa pasar saham di Indonesia.

Jam Trading 

Jika dilihat dari waktu perdagangan, maka jelas trading saham di AS dan Indonesia berbeda. Pasar saham AS dimulai pada pukul 09.30 pagi sampai 04.00 sore berdasarkan waktu Eastern Standard Time atau EST. Selain itu, ada juga sesi perdagangan prabuka serta pascatutup yang membuat aktivitas trading berada di luar jam perdagangan utama.

Sedangkan di Indonesia pasar saham dimulai oleh BEI pada pukul 09.00 pagi sampai 03.30 sore waktu Indonesia Bagian Barat atau WIB. Selain itu, ada sesi prabuka dan pascatutup di BEI, namun volume perdagangan biasanya lebih rendah.

Biaya Transaksi

Biaya juga menjadi salah satu perbedaan trading saham di AS dan Indonesia. Adapun rincian dari biaya di AS meliputi komisi broker, biaya spread, serta pajak modal. Sementara Indonesia memiliki biaya transaksi yang melibatkan komisi broker, biaya kliring, biaya bursa, serta pajak. 

Regulasi dan Persyaratan trading

Perbedaan yang tidak kalah pentingnya adalah regulasi. Trading saham di AS diatur oleh SEC serta Financial Industry Regulatory Authority yang memiliki regulasi ketat untuk melindungi investor dengan perusahaan publik diharuskan memiliki persyaratan pelaporan.

Sedangkan Indonesia diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan alias OJK dengan BEI bertanggung jawab pada operasional pasar saham untuk memastikan perusahaan terdaftar bisa mematuhi regulasi yang ada. 

Dengan memahami perbedaan trading saham maupun forex di AS dan Indonesia, tentunya kamu bisa mempertimbangkan pilihan yang tepat sesuai target investasi. Apalagi jika kamu sudah memiliki pengalaman lebih dalam trading di pasar saham maupun forex Indonesia. Tentunya, untuk membantu kamu masuk ke pasar saham Amerika, Ajaib Alpha hadir.

Aplikasi Ajaib Alpha membantu kamu menemukan informasi dan petunjuk investasi seputar Aset Kripto, Perpetual Futures, dan juga Saham Amerika. Yuk, download aplikasi Ajaib Alpha yang bisa bantu kamu Investasi Global Tanpa Batas hanya di smartphone, sekarang.

Artikel Terkait