Perkembangan dunia blockchain terus diwarnai dengan munculnya proyek-proyek baru yang tawarkan solusi. Uniknya, kemunculan proyek baru nyatanya diusung bukan dari nama-nama baru, melainkan pemain lama yang hadir dengan warna baru, bahkan di antaranya merupakan hasil kolaborasi. Salah satu proyek blockchain yang dimaksud adalah Kaia (KAIA).
Proyek blockchain Layer-1 ini hadir sebagai hasil merger dua blockchain milik dua layanan aplikasi perpesanan terkenal di Asia, Kakao dan LINE.
Lalu, solusi apa yang coba ditawarkan selaku proyek blockchain baru? Apalagi Kaia baru saja meluncurkan mainnet-nya pada Agustus 2024 lalu. Daripada kebingungan, yuk simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Kaia?
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Kaia merupakan sebuah blockchain Layer-1 yang menjadi hasil kolaborasi blockchain Finschia milik LINE dan Klaytn milik Kakao. Merger yang dilakukan pada Februari 2024 lalu ini menggabungkan sumber teknologi, basis pengguna dalam jumlah besar, dan menjadi wadah bagi platform kuat untuk masuk ke dalam pasar.
Dengan adanya penggabungan ini, tentu fondasi menjadi lebih kuat dalam memperluas jaringan teknologi blockchain khususnya di pasar Asia yang sangat besar. Apalagi keduanya sudah sama-sama memiliki nama besar alias mapan. Tidak heran, proyek ini akan menarik pengguna di berbagai wilayah untuk menggunakan solusi blockchain lebih terintegrasi maupun efisien.
Mengingat, popularitas kedua aplikasi ini sangat tinggi di pasar Asia, Kaia mengeklaim keduanya memiliki basis pengguna gabungan mencapai lebih dari 250 juta user dengan fokus pengguna pada wilayah Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, serta Indonesia.
Bagaimana Proyek Ini Bekerja?
Dengan memanfaatkan teknologi blockchain sebagai inti proyek, tentunya platform ini memiliki posisi yang semakin kuat dalam menjadi pemain utama. Hal ini terutama karena integrasi superapp messenger yang populer sehingga memungkinkan ratusan juta pengguna berinteraksi dalam ekosistem blockchain secara mulus.
Sementara itu, Kaia menggunakan pemanfaatan Practical Byzantine Fault Tolerance atau pBFT sebagai mekanisme konsensus yang dikenal berkat kecepatan dan keamanannya. Dengan begitu, proyek ini bisa mendapatkan kecepatan transaksi mencapai 4.000 transaksi per detik dengan waktu blok cepat 1 detik.
Hal ini jelas berdampak pada adopsi teknologi blockchain yang bisa meningkat di Asia dengan menawarkan platform yang aman dan cepat.
Tujuan Proyek
Bukan tanpa tujuan, hadirnya Kaia sebagai proyek blockchain Layer-1 membantu aksesibilitas setiap pengguna maupun efisiensi teknologi menjadi lebih mudah. Dengan begitu, proyek ini akan menarik minat pengembang serta pengguna.
Adapun sejumlah tujuan yang dimaksud sebagai berikut:
- Efisiensi dan kecepatan dalam memproses transaksi menjadi salah satu tujuannya.
- Tawarkan biaya gas dan kecepatan transaksi tinggi cocok mendukung beragam jenis aplikasi meliputi simpel transaksi sampai yang rumit sekalipun.
- Fokus interoperabilitas yang memungkinkan Kaia bisa berinteraksi dengan blockchain maupun protokol lain sehingga semakin memperluas akses blockchain bagi setiap pengguna di seluruh dunia.
- Sumber daya dan pendukung pihak pengembang dengan tools mumpuni dalam menciptakan dApps.
Mainnet Kaia Diluncurkan di Jaringan Ethereum
Untuk mendukung transaksi yang cepat dan aman, tentunya proyek ini didukung teknologi canggih dalam ekosistemnya. Hal ini yang dilakukan dengan meluncurkan mainnet-nya melalui Ethereum Virtual Machine pada 29 Agustus 2024 lalu.
Adapun jaringan ini diklaim memiliki kecepatan pemprosesan kurang lebih sekitar satu detik, ditambah beban biaya gas yang sangat murah, berdasarkan pernyataan Kaia DLT Foundation melalui postingan blog di hari yang sama.
Selain mainnet, Kaia juga memperkenalkan fitur Kaika Wave sebagai program untuk para pengembang bisa membuat mini Dapps yang dapat bekerja dengan aplikasi LINE.
Hadirnya program Kaika Wave sendiri memiliki tujuan memberdayakan pengembang ketika menciptakan Dapps yang mudah diakses serta diintegrasikan ke salah satu platform pesan populer. Dengan begitu, ekosistem dApp akan semakin luas dan adopsi teknologi blockchain pada penggunaan sehari-hari juga ikut meningkat.
Token Asli Kaia
Untuk mendukung ekosistem, tentunya proyek ini meluncurkan token resmi yaitu KAIA yang digunakan untuk beragam tujuan. Saat ini harga KAIA sendiri berada di angka 0,1242 USD per koin dengan kapitalisasi pasar mencapai 21,87 juta USD. Hal ini membuatnya masuk ke dalam peringkat 100 aset kripto teratas dengan kapitalisasi pasar terbesar berdasarkan data Coinmarketcap.
Lalu, apakah harga KAIA/IDR sebesar Rp1,952 per koinnya bisa menjadi pilihan tepat untuk investasi? Tentunya, kamu bisa mempertimbangkan proyek ini tidak hanya dari sisi fundamental, namun teknikal.
Pergerakan harganya saat ini berada dalam kondisi turun dalam seminggu terakhir. Akan tetapi, dibandingkan awal perilisannya hanya turun tipis.
Hal ini karena KAIA sempat catatkan kenaikan tinggi dengan mencetak harga ATH di angka 0,1562 USD per koin. Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan lebih matang lagi apakah token ini bisa menjadi pilihan untuk investasi
Beli KAIA di Ajaib Kripto
Setelah mempertimbangkan proyek dan pergerakan harga, kamu bisa beli token ini sebagai aset investasi melalui aplikasi Ajaib Kripto. Untuk memperoleh koin ini dapat dilakukan dengan dua cara, salah satunya menggunakan metode Market Order yang langkahnya seperti berikut:
- Masuk ke aplikasi Ajaib Kripto.
- Pilih laman Cari dan lanjut ke Aset Kripto yang diinginkan.
- Pilih Market Order untuk membelinya secara instan mengikuti harga pasar terkini.
- Lalu, masukkan jumlah nominal saldo yang ada di dana kripto di kolom Subtotal.
- Pastikan juga pesanan aset kripto yang dibeli sudah benar sebelum klik Beli dan selesai.
Sementara untuk metode Limit Order ketika membeli koin KAIA, kamu bisa melakukannya dengan cara berikut:
- Masuk ke aplikasi Ajaib Kripto.
- Pilih laman Cari dan lanjut ke Aset Kripto yang diinginkan.
- Pilih Limit Order untuk membeli sesuai harga yang diinginkan.
- Lalu, masukkan jumlah aset kripto yang ingin dibeli dan ubah Harga Beli sesuai keinginan.
- Pastikan juga pesanan aset kripto yang dibeli sudah benar sebelum klik Beli dan selesai.
Jadi tunggu apalagi, yuk download aplikasi Ajaib Kripto di smartphone kamu untuk mulai investasi di aset kripto, sekarang.