Tesla (TSLA) sudah lama menjadi saham yang mengundang perdebatan. Ada yang percaya penuh dengan masa depannya, tapi ada juga yang meragukan valuasinya. Keunikan saham Tesla adalah berada di tengah-tengah antara investasi jangka panjang yang menjanjikan dan fluktuasi harga yang sering bikin khawatir. Meskipun sering naik turun, banyak investor yang tetap optimis dengan prospek Tesla ke depan.
Lalu, apa sih yang membuat banyak orang masih semangat berinvestasi di Tesla? Jawabannya simpel: percaya pada kepemimpinan Elon Musk, CEO Tesla yang kontroversial.
Berikut ini pandangan Jim Cramer dari CNBC tentang saham Tesla.
1. Tesla Bukan Cuma Pembuat Mobil
Menurut Cramer, Tesla lebih dari sekadar produsen mobil. Masa depan Tesla ada pada teknologi yang sedang dikembangkannya. Selain kendaraan listrik, Tesla juga fokus pada kecerdasan buatan (AI), termasuk robotika dan mobil otonom. Inilah yang membedakan Tesla dari perusahaan mobil lainnya—mereka ingin jadi pemimpin teknologi, bukan cuma pabrikan mobil.
2. Peluncuran Robotaxi dan Optimus
Cramer juga menyoroti ambisi Tesla dalam mengembangkan robotaxi yang sudah mulai diluncurkan, serta robot humanoid bernama Optimus. Meskipun kedengarannya ambisius, CEO Nvidia saja mengatakan bahwa robotika akan jadi industri dengan potensi triliunan dolar.
3. Potensi Tesla yang Banyak Terabaikan
Banyak investor yang hanya melihat Tesla sebagai pembuat mobil listrik, padahal mereka sedang bekerja keras mengembangkan teknologi AI yang bisa jauh lebih bernilai. Meski sekarang masih dalam tahap awal, potensi keuntungan dari teknologi ini bisa sangat besar di masa depan.
Mengapa Investor Masih Optimis Meski Ada Risiko
Dalam lima tahun terakhir, saham Tesla naik lebih dari 222%, jauh melampaui kinerja S&P 500 dan Nasdaq Composite. Meski begitu, valuasi Tesla masih lebih tinggi dibandingkan banyak perusahaan sejenis yang sudah meraup keuntungan dari teknologi AI. Tesla sendiri masih berada di tahap awal dalam mengkomersialkan robotaxi dan Optimus.
Keberhasilan masa depan Tesla sangat bergantung pada kemampuan Elon Musk untuk mewujudkan visi AI-nya. Tapi, ada risiko besar: tidak ada yang tahu kapan proyek-proyek ini akan benar-benar digunakan banyak orang. Jadi, meskipun nasihat Cramer tentang dollar-cost averaging masuk akal, penting untuk tahu apakah harga saham Tesla sudah mencerminkan potensi dari proyek-proyek ini.
Apakah Sekarang Waktu yang Tepat untuk Membeli Saham Tesla?
Meskipun banyak orang optimis dengan Tesla, kita juga harus bijak memahami valuasinya. Kalau Musk berhasil dengan rencana AI-nya, saham Tesla bisa naik pesat. Tapi, ini masih pertanyaan “kapan,” bukan “jika.” Investor harus sadar risikonya, apalagi Tesla belum menghasilkan pendapatan besar dari proyek AI-nya.
Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Jual Beli Saham Amerika di Ajaib Alpha dengan Mudah
Baca Artikel Lainnya di Ajaib Alpha!
Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar saham AS, aset kripto, blockchain, NFT, dan Metaverse, kunjungi halaman blog Ajaib Alpha! Ajaib Alpha menghadirkan layanan investasi cryptoonline yang aman dan terpercaya. Yuk, download aplikasi Ajaib Alpha dengan klik button di bawah ini!
The Motley Fool. This Might Be the Most Controversial Tesla Take Yet. Terakhir diakses 12 Agustus 2025.