Harga BTC atau Bitcoin 2025 berpotensi mencetak rekor baru. Aset kripto ini sempat menyentuh angka fantastis $111.970 di paruh pertama 2025, membuka peluang realistis menuju target ambisius: harga Bitcoin tembus $200.000.
Tren ini tak terjadi begitu saja. Ada tiga faktor utama yang mendorong lonjakan harga Bitcoin (BTC) secara signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
3 Faktor Harga BTC Melonjak
1. Adopsi Institusional Dorong Permintaan BTC
Sejak awal tahun, adopsi institusional terhadap Bitcoin meningkat tajam. Perusahaan besar mulai memasukkan Bitcoin ke dalam neraca mereka sebagai pelindung nilai terhadap inflasi.
Dukungan dari korporasi dan dana investasi ini berdampak langsung terhadap harga BTC. Tekanan beli meningkat drastis, menciptakan lonjakan permintaan dalam waktu singkat.
Tak hanya itu, keputusan menyimpan Bitcoin untuk jangka panjang ikut mengubah persepsi pasar. Aset ini mulai dilihat sebagai instrumen strategis, bukan sekadar spekulatif.
Seiring meluasnya persepsi ini, harga Bitcoin pun cenderung stabil dan terus naik sepanjang 2025.
2. Pasokan Bitcoin Makin Langka, Harga Tertekan Naik
Dari sisi pasokan, situasi juga mendukung tren bullish BTC. Data dari Michael Saylor menunjukkan, penambang kini hanya melepas sekitar 500 BTC per hari.
Jumlah tersebut jauh dari cukup untuk memenuhi permintaan institusi, investor ritel, dan bahkan negara. Ketimpangan ini memicu kondisi yang dikenal sebagai supply shock.
Sesuai hukum ekonomi, saat permintaan melampaui pasokan, harga cenderung naik. Itulah yang kini terjadi pada Bitcoin.
Terlebih lagi, kelangkaan semakin diperparah oleh efek halving dan perilaku investor yang memilih menyimpan Bitcoin jangka panjang.
3. Bitcoin Kian Dipercaya sebagai “Emas Digital”
Pandangan global terhadap Bitcoin juga berubah. Kini, BTC dianggap sebagai aset lindung nilai atau digital gold, bukan lagi aset berisiko tinggi.
Narasi ini diperkuat dengan masuknya dana pensiun, bank sentral, hingga lembaga pemerintah ke pasar kripto. Bahkan, beberapa negara mulai mempertimbangkan Bitcoin sebagai bagian dari cadangan devisa.
Sebagai “emas digital,” Bitcoin menawarkan perlindungan dari inflasi, ketidakpastian geopolitik, dan volatilitas mata uang fiat.
Dengan reputasi yang makin solid, BTC menjadi pilihan investasi jangka panjang bagi banyak investor global.
Apakah Harga Bitcoin Bisa Tembus $200.000?
Dengan kombinasi tiga katalis besar, adopsi institusional, kelangkaan pasokan, dan narasi “emas digital”, harga Bitcoin 2025 berpotensi menembus level $200.000.
Bagi investor yang bersabar menanti lonjakan harga, 2025 bisa menjadi momen penting dalam sejarah Bitcoin.
Ikuti terus berita kripto terbaru hanya di situs Ajaib Alpha. Ingin berinvestasi Bitcoin dengan aman? Download aplikasi Ajaib Alpha untuk jual beli Bitcoin dan aset kripto populer lainnya. Ajaib lebih aman, sudah berizin dan diawasi OJK & Bappebti.